Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

CURUG NANGKA

Curug Nangka adalah sebuah kawasan wisata air terjun yang terletak di Ciapus, Bogor, Jawa Barat yang masuk dalam, naungan RPH Gunung Bunder, BKPH Bogor KPH Kabupaten Bogor.  Daya Tarik Utama Wana Wisata Curug Nangka adalah air terjun yang mempunyai 3 tahap, dengan masing-masing memiliki ketinggian antara 10-20 m.  Selain Curug Nangka di kawasan ini juga dapat ditemui dua buah curug lagi, yaitu Curug Kawung dan Curug Daun.  Lokasi ketiga curug ini satu dengan yang lainnya berjarak sekitar 100 m dengan urutannya dari bawah adalah Curug Nangka, lalu Curug Daun dan terakhir adalah Curug Kawung.

Ketiga curug ini berada di kaki Gunung Salak pada ketinggian sekitar 750 m dpl dengan curah hujan 4000mm/tahun dengan suhu udara 20-22 C.
  Selain menyajikan obyek wisata berupa air terjun, di kawasan Curug Nangka banyak sekali dijumpai kera-kera liar yang kerap sekali berani menghampiri pengunjung

CURUG JAKSA

Curug Jaksa berada dalam kawasan wisata Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua.  Curug ini memiliki ketinggian sekitar 20 m dengan debit curahan air yang tidak begitu besar.  Dibawah limpahan air curug ini terdapat kolam yang dapat digunakan untuk berenang atau sekedar berendam.  Konon katanya yang mandi dari air curug ini bisa membuat awet muda.

Lokasi

Terletak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.
Peta dan koordinat GPS: 6° 43' 48.96" S  106° 57' 13.73" E 
 

Aksesbilitas

Dapat dijangkau dengan kereta (dalam kawasan TSI) dengan membayar Rp 10.000,00 pp.  Selanjutnya ditempuh dengan berjalan kaki dengan jarak sekitar 300 m dengan kondisi menanjak.

CURUG CIGAMEA

Curug Cigamea terdiri dari dua air terjun utama dengan karakter berbeda. Air terjun pertama lebih dekat dengan jalan masuk, dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan hitam.  Kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak terlalu dalam dan luas sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang.

Sementara air terjun kedua berjarak sekitar 30 meter dari air terjun pertama dan berada di celah tebing.  
Air terjun kedua ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan aliran air yang turun semakin lebar membelah tebing bebatuan yang berwarna hitam kecoklatan serta tumpahan air yang cukup deras dibandingkan air terjun yang pertama.  Kolam limpahan air yang ada di bawah air terjun kedua ini cukup luas dengan warna air yang biru kehijau-hijauan di bagian tengah kolam menandakan bagian tersebut cukup dalam, sehingga bisa digunakan untuk berenang.

Sabtu, 04 Februari 2012

PRASASTI BATU TULIS

Prasasti Batutulis adalah sebuah prasasti peninggalan abad ke-16 dari jaman kerajaan Pajajaran yang letaknya di tepian Jalan Batutulis, persis di depan Istana Batutulis, Bogor. Prasasti Batutulis disimpan di dalam sebuah bangunan persegi empat berukuran sekitar 5 x 5 meter di atas tanah seluas 255 meter persegi.
Matahari sudah turun agak jauh ke barat ketika tiba di lokasi Prasasti Batutulis Bogor, dan saya harus menunggu beberapa saat sebelum penjaga situs, seorang perempuan lewat baya, datang membawa kunci gembok dan membukakan pintu pagar.

CURUK CILEMBER

Curug Cilember berlokasi di daerah Bogor. Tepatnya berada di Desa Jogjogan Keca-matan Cisarua, 20 Km dari Bogor. Bila me-ngendarai mobil dari Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam.

TAMAN SAFARI INDONESIA

Taman Safari Cisarua Bogor

Taman Safari Indonesia I (TSI I) atau biasa disebut Taman Safari Indonesia Cisarua adalah sebuah tempat rekreasi keluarga yang berwawasan lingkungan dan berorientasi pada habitat satwa di alam bebas. Obyek wisata Taman Safari Indonesia Cisarua adalah merupakan perpaduan antara kebun binatang modern dan wisata alam.

Jumat, 03 Februari 2012

KEBUN RAYA BOGOR

Kebun Raya Bogor (KRB) merupakan tempat yang cocok untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan rekreasi sekaligus dalam satu tempat. Di sana juga terdapat perpustakaan, museum hewan, koleksi taman Anggrek, Istana Presiden dan pusat riset dan pengembangan biologi, serta ribuan koleksi spesies tanaman tropis yang dikelompokan sesuai dengan jenisnya, misalnya keluarga palem, bamboo, atau jahe yang jumlahnya sekitar 60 jenis dan juga pohon-pohon tua.

Bukan cuma tumbuhan besar saja yang ada di KRB, tetapi pepohonan yang kecil dan sedang dengan bunga-bunga indah pun ada. Di sana juga terdapat bunga Arnoldy rafllesia yang kesohor dengan sebutan bunga bangkai, ada juga bunga fragnant frangipani yang akarnya selalu keluar dari tanah serta bunga lily jawa yang sudah langka. Yang tak kalah menarik adalah adanya pohon besar yang sudah tua dijadikan rumah Kelelawar bergelantungan. Kita juga dapat melihat Bajing berloncatan dari satu pohon ke pohon lainnya.